Sunday, November 15, 2009
Sunday, November 8, 2009
saturday photo session
Lokasinya sendiri juga gak jauh dari rumah, di lapangan IPB saja. Karena hijau dan lapangannya luas. Di sebelahnya juga ada rumah contoh transmigran yang etnik. Sungguh cocok untuk foto-foto. Ini beberapa foto kesukaan saya..
Kami pakai seragam, kaos "We're family" pembagian dari family day kantor. Butuh beberapa bulan sampai kaos tersebut akhirnya cukup untuk Zee. Nah sebetulnya kaos itu udah kotor banget, secara family daynya di sawah, jadi banyak noda tanah yang gak bisa hilang. beberapa warna sablonan juga udah gak jelas. tapi di foto ini gak kelihatan yaa? seneng deh! meski butuh waktu juga nyari kaosnya di tumpukan baju saya. Dan sempet bikin pakne manyun karena tadinya saya pengen ganti baju aja. Untungnya ketemu, jadi kita bertiga bisa seragaman
Fotonya jam setengah sembilan pagi, udah rada kesiangan siiy, dan mendekati jam tidur Zee. Makanya dari dia excited keliling lapangan, sampai dia ngantuk dan cranky. Hehehe. Tapi hasilnya, banyak ekspresi Zee yang lucu. Kalau pakne bunenya mah udah banci tampil hehe. jadi jam berapa juga hayuk!

Biasanya Zee gak suka ditaro di atas pundak pakne. Dia suka berontak pingin turun, tapi Sabtu lalu dia kooperatif sekali. Meski bertahan hanya beberapa saat saja, tapi momennya terabadikan.Senangnya!
Kalau saya pulang kantor dan dia belum bobo, saya selalu minta dipeluk. Lalu dari kejauhan Zee akan lari ke arah saya, sambil memberikan senyum termanisnya dan pelukan lebar.
Ada beberapa foto yang juga gagal, tapi saya gak mau menghapus momennya. Foto-foto di atas adalah beberapa diantaranya. Berfoto dengan anak-anak perlu kesabaran dan tim penggoda. Saya bawa pengasuhnya, Mbak Olif, untuk bikin dia ketawa dan nengok kamera. Beberapa berhasil, beberapa butuh usaha lagi. Misalnya, ketika saya pingin ada foto tiduran di atas rumput, Zee langsung gak mau karena silau, ada juga foto pakne minta tolong mbak Olif untuk ngegodain Zee,ada foto Zee lagi asyik sama Grovernya dan susah banget nengok kamera, dan ada juga tuh dia lagi marah gak mau difoto lagi karena udah ngantuk berat. Alhasil, gak lama setelah pemotretan, di dalam mobil dia lalu lelap sambil nenen.Why I love last weekend
#2. We had our official family photo shoot! it was fun and the result was great! wooohooo !(will share the pics later on)
#3. We had a very fruitful discussion with our architect, who is also my dearest best friend, Riri. After received the first draft, we brainstorm more, and getting closer on what we want for our future house. can't wait to see the revision version!
#4. Everyone gathered! My sister, my nephew, my sister in law, my brother in law! Full House, and it was fun!
#5. It was raining, me and my hubby really enjoy the scent of wet grass and soil in my dad's veranda.. hmmm
#6. I red my love poetry for my dearest hubby.. It was written before i got married. Lesson learn : sometimes to keep the love sparkle alive, you need to go back to the past for a while.. The poems really create our good mood :)
well, life (indeed) beautiful... :D
Tuesday, November 3, 2009
Gank Nebeng Dot Com
mbak yusi, saya, putri
sebelah kiri adalah mbak yusi, di kantor jabatannya adalah sekretaris direksi, yang sebelah kanan adalah putri, sekretaris HPC commercial. Mbak Yusi, selalu berbaik hati ngasih kita tebengan, dengan mengijinkan saya dan putri ikutan mobilnya, cuawawaan di mobilnya, dan ngegosip di mobilnya. Saya termasuk anggota baru, secara putri dan mbak yusi sudah saling mengikat diri lama sebelum saya pulang pergi jakarta bogor. tapi tidak butuh waktu lama untuk bisa sama-sama tertawa dengan dua ibu hebat ini, keterbukaan, kecuekan, dan kebaikan hati mereka membuat saya merasa belong to them.
Selama perjalanan bogor jakarta, kami sering ngobrol ngalor ngidul. Mulai dari gosip gak penting kantor, gosip infotainment, gosip politik, sampai ngomongi merk tas kesukaan mbak Yusi: Long champ (yang selalu dieja dengan lucunya oleh putri : Looong Chooong!). Tapi sebenernya, dari mereka saya belajar banyak banget. Belajar untuk stay on the ground, mereka ini ibu-ibu yang selalu mendahulukan keluarga. entah berapa kali, Mbak Yusi bilang " Ayooo pulang, anak udah nungguin tuh" atau " Buat apa siiy kerja keras, yang penting anak kita itu harus keurus". Saya juga dapat banyak tips parenting dari Mbak Yusi.
sama ariel peter pan hihihih
mbak yusi, pak luthfi, dan fabian
pak mantri dan bu mantri
Saya selalu menantikan saat-saat nebeng dan keketawaan lagi sama mereka...
Monday, November 2, 2009
Pilihan pilihan
zee pas bangun dari tidurnya, melihat saya dia langsung nangis
ungkapan marah rupanya..
saya gendong, masih marah
saya coba nenenin, masih marah juga
akhirnya saya bilang " zee, bune tau zee kesel karena bune pulangnya malam yaa,"
masih marah
saya gendong lagi, sambil bersenandung dan mengalihkan perhatiannya
dia tersenyum, lalu baru nurut untuk nenen.
tidak lama sambil kliyep-kliyep dia bobo
sepanjang malam, saya tidur miring
karena zee pengen nenen lama-lama sambil di dekap
pagi ini saya sengaja berangkat siang
bangun tidur, dia langsung tersenyum
sambil ngajak main " ciluuuk baaaa"
senyumnya lebar sekali, pegel linu rasanya hilang seketika
saya cium-cium dia, gendong sana sini
menikmati bau kecutnya di pagi hari
kenikmatan ini tiada tandingannya
saat makan, dia masih happy
begitu saya bersiap-siap, dia mulai cranky
kaki saya dipeluk, sambil menunjukkan wajah melas
begitu bersiap naik motor, dia lalu menangis
kembali saya bilang "zee, bune ngantor dulu ya, nanti sore bune pulang,"
meski tetap mau salim dan dadah
matanya masih gak rela saya pergi
kalau sudah begini,
rasanya ingin di rumah saja
saya membiasakan untuk berkomunikasi dengan jelas
mengafirmasi perasaannya, karena dia pasti frustasi belum bisa bicara
sejak awal, saya tidak pernah pergi diam-diam
saya selalu ajak zee ke depan rumah untuk melihat saya pergi
sampai umur 10 bulanan, dia masih haha hihi
excited lihat lampu mobil maupun motor di pagi buta
sampai sempet bikin saya sedih "kok dia gak kehilangan yaa?"
setelah satu tahun
saat emosinya semakin matang,
pergi kerja menjadi ritual yang mematahkan hati
tapi mata dan senyumnya itulah
yang membuat saya selalu ingin cepat pulang
(meski seringkali tidak bisa, karena pekerjaan menghadang)
Psikolog Mbak Romi pernah bilang
menjadi ibu bekerja adalah perjuangan
tidak mudah membagi waktu dan pikiran,
namun ada kata-katanya yang sampai saat ini saya ingat
"Jangan pernah bilang pada anak kita,
bahwa kita bekerja untuk dia, karena sesungguhnya kita bekerja untuk kita sendiri.
Kita bekerja karena kita memilih untuk bekerja,
karena kita butuh aktualisasi diri, dan itu tidak salah,"
Come to think about it,
betul juga, selain karena dengan bekerja saya mendapatkan uang
dan membantu ekonomi keluarga.
Alasan sesungguhnya saya bekerja adalah, karena saya butuh aktualisasi diri
biarlah kalau alasan itu memang klise, tapi nyatanya
saya memang menikmati betul, bertemu setiap hari dengan orang-orang yang inspiring
bergelut dengan kompleksitas, berakrab ria dengan target
sambil terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi
karena saya percaya, cara ini membuat saya berkembang
dan juga membuat saya lebih bahagia.
Dan karena saya yakin, kalau saya bahagia zee juga akan lebih bahagia
Saya pikir, jika sesekali stress membagi prioritas itu wajar saja
manusiawi sebagai seorang ibu.
Menurut saya, jika kita memilih bekerja
kita juga harus menyiapkan supporting system yang baik
bersyukur saya masih memiliki kedua orang tua yang bisa diandalkan
meski kadang bentrok soal cara membesarkan anak
tapi sampai saat ini saya melihat
ketika zee tumbuh bersama kakek dan neneknya
dia menajdi pribadi yang berwarna, begitu hidup, dan bahagia
supporting system lainnya, adalah memilih pengasuh yang baik
saya selalu perhatian sama latar belakang sekolah pengasuh saya
dia lulusan SD atau SMA, menurut saya memiliki perbedaan besar
cara berfikir dan cara berkomunikasi pengasuh
akan juga berpengaruh terhadap anak,
sehingga untuk yang satu ini saya cukup pemilih
tak apalah saya merogoh kocek lebih banyak
demi mendapatkan pengasuh yang setidaknya mampu bekerja sama
dan mengerti visi saya sebagai seorang ibu
saya tau, tidak ada yang dapat menggantikan kehadiran peran seorang ibu
saya juga angkat topi tinggi, untuk para perempuan yang memilih menjadi full time mom
karena saya tau itu gak gampang,
sampai saat ini, menciptakan supporting system yang kondusif itu yang saya bisa
kalau stress melanda, paling curhat sama pakne
atau sama Allah, berdoa banyak-banyak
karena Allah Maha Tahu, Allah Maha Mengerti
Allah lebih tau diri saya, daripada saya sendiri
dan jika Allah memutuskan menitipkan Zee pada saya
itu pasti karena Allah percaya saya bisa menjaga gadis kecil saya itu
Semangat!
Sunday, November 1, 2009
Update Status
Meski hidup masih seputar rumah tangga dan kerjaan
tapi beberapa mimpi sudah tercontreng, beberapa peristiwa membekas indah di hati
berikut ini status saya yang terakhir, ditulis tidak berdasarkan urutan
seingetnya saya saja hehehe
- I lost 12kg within 6 months! yippieee... bisa hamil lagi (lho!) hehehe. 12kg itu bahkan lebih berat dari beratnya zee. Banyak sekali ternyata lemak yang tersimpan di badan saya itu! gimana bisa hilang 12 kg? I will tell the story later on
- Mimpi keluar negeri terwujud! pertama kali ke SIngapore untuk tugas kantor, lalu ke Jepang untuk ikutan workshop environment.. (pergi ke luar negeri gratis: checked!)
- Zee sudah 1 tahun 3 bulan, pertama kali jalan dua hari sebelum saya ulang tahun. Dan sempurna jalan ketika saya ulang tahun. Sampai sekarang hidup saya masih berputar tentang dia, dia, dan dia!
- Setelah punya anak, tidur adalah luxury, nonton ke bioskop adalah bonus, dan ketemu sahabat-sahabat adalah grand prize. Yet, i enjoy my role as a new mom, still learn to do it better every single day.
- Pakne masih bekerja di Balikpapan, ketemu dua minggu dalam sebulan. saya masih jadi istri yang demanding, yang cerewet gak jelas, yang moody.. yang at the end of the day, selalu merasa bersyukur memiliki partner hidup seperti pakne
- masih tinggal di rumah mama dan bapak. Meski mimpi beli tanah sudah terwujud (nyicil tentunyaa, dengan berhutang kesana-kemari). Tapi kami berdua senang sekali dengan tanah di Bogor ini, sekarang lagi rajin mimpi dan konsultasi sama arsitek andalan : Riri, my very best friend
- masih jugling sama semua role dalam hidup ini. Masih terus berusaha let go sama hal-hal yang belum sesuai dengan keinginan. masih terus share dan tukar pikiran dengan orang-orang yang berhasil mengatur hidupnya.
- hmmm apa lagi yaa.. yang jelas sekarang saya lagi mencoba keluar dari comfort zone. yang biasanya kerja untuk dunia CSR, mulai hari ini dan 6 bulan ke depan, akan membulatkan tekad untuk belajar ilmu marketing. Meski itu artinya saya harus belajar grafik di excel, dan sok akrab dengan angka. hwuaaa....
dan tentu saja mencoba kembali mengumpulkan semangat untuk merekam kejadian, mendokumentasikannya melalui tulisan..
Blog Baru
begini ceritanya...
dulu punya blog ini, lalu dikomentari beberapa orang, isinya sooo melow dan sedih
setelah dibaca-baca betul juga yaa, itu kok saya nulis kalau lagi mengharu biru
akhirnya bikin lagi yang baru , dengan niat bisa upload banyak foto. Ternyata
multiply tidak bisa dibuka di kantor, jadinya niat rutin ngeblog mandek.
keburu capek pas sampai rumah, dan kadang speedy di rumah juga ngadat..
udah nulis capek-capek, pas mau upload kok macet.. tambah malas lagi deh update blognya!
lalu sekian lama tidak nulis, padahal ada banyak kejadian menarik dan ide menulis di kepala
sampai beberapa hari lalu saya ketemu blog sahabat saya..
terhenyak. terharu. terinspirasi
saya jadi pengen ngeblog lagi
di era yang luar biasa gila digital ini
para sahabat hanya bisa terupdate lewat media online
jadilah saya bikin lagi.supaya para sahabat bisa tau saya lagi ngapain
supaya pakne bisa update juga mood saya yang luar biasa naik turun ini
supaya sodara-sodara di kampung yang juga pada bisa online
bisa terobati rindunya dengan posting-posting keseharian saya
supaya saya juga belajar nulis lagi
dan mendokumentasikan hidup
mudah-mudahan bisa konsisten semangat hehehehe
enjoy!